VIVAnews - Menyusui tidak hanya bermanfaat untuk kesehatan bayi, tetapi juga ibu. Selain menurunkan risiko kanker payudara, menyusui juga merupakan tindakan pencegahan terhadap serangan diabetes tipe 2.
Dr Alison Stuebe, peneliti dari Brigham dan Women's Hospital, Boston, Massachusetts, mengatakan, perubahan metabolisme ibu menyusui membantu menstabilkan kadar gula darah dan meningkatkan sensitivitas tubuh terhadap hormon insulin.
Studi yang diterbitkan dalam Journal of American Medical Association ini dilakukan dua tahap dengan melibatkan 157 ribu perawat. Mereka diminta mengisi kuesioner kesehatan secara berkala selama sedikitnya 12 tahun. Selama penelitian, 6.277 peserta mengembangkan diabetes tipe 2.
Studi tahap pertama dimulai pada 1976. Sebanyak 6,3 persen partisipan yang menyusui kurang dari setahun atau tidak sama sekali mengalami diabetes. Sementara itu, partisipan yang menyusui selama lebih dari setahun, hanya 5,5 persen mengalami diabetes.
Dr Alison Stuebe, peneliti dari Brigham dan Women's Hospital, Boston, Massachusetts, mengatakan, perubahan metabolisme ibu menyusui membantu menstabilkan kadar gula darah dan meningkatkan sensitivitas tubuh terhadap hormon insulin.
Studi yang diterbitkan dalam Journal of American Medical Association ini dilakukan dua tahap dengan melibatkan 157 ribu perawat. Mereka diminta mengisi kuesioner kesehatan secara berkala selama sedikitnya 12 tahun. Selama penelitian, 6.277 peserta mengembangkan diabetes tipe 2.
Studi tahap pertama dimulai pada 1976. Sebanyak 6,3 persen partisipan yang menyusui kurang dari setahun atau tidak sama sekali mengalami diabetes. Sementara itu, partisipan yang menyusui selama lebih dari setahun, hanya 5,5 persen mengalami diabetes.



